Kita
bukan hendak membahas makanan lho! Lalu ada hubungan apa antara ikan dengan
sayuran segar? Adik – kakak? Om – keponakan? Atau HTS? Untuk lebih jelasnya,
mari kita cari tahu! Lets go!!!
Di
halaman depan SMA N 1 TOROH ada suatu simbiosis unik antara ikan-ikan yang da
di kolam air mancur dan sayuran lebih tepatnya kangkung. Seperti yang kita
ketahui semua makhluk hidup memerlukan “ makan” tak terkecuali si ikan dan
kangkung ini. Dan uniknya, si kangkung makanan dari si ikan. Bukan kangkungnya
di suapin oleh ikan, tetapi si kangkung mendapat nutrisi dari air kolam yang
tentunya bercampur dengan kotoran si ikan juga sisa- sisa pakan organik. Hal
ini membuat si kangkung yang di tanam dengan sistem hidroponik ini menjadi segar,
subur, dan makmur.
Lalu
apa keuntungan si ikan? Tentunya ikan mendapat oksigen dari hasil pengolahan
nutrisi tadi oleh si kangkung. Dan mungkin ikan mendapat pahala karena telah
bersedekah pada si kangkung. He...he...
Nah
apa kalian tertarik dengan kedua makhluk yang menguntungkan untuk kita, Para
manusia ini? Kalian bisa kok mencoba sistem ini di rumah. Bagi yang suka
memelihara ikan di kolam, bolehlah menambah keindahan rumah dengan menanam
sayuran menggunakan metode hidroponik. Bahan utama yang kita perlukan bibit
sayuran,selain itu adalah :
a. Sekam bakar
b. Paralon
c. Gelas plastik
d. Pompa
Caranya
dengan membuat media menggunakan paralon atau bahan lainnya yang dapat
digunakan untuk menampung air dari kolam. Jadi air dari kolam akan di pompa
naik menuju tampungan memanjang dari paralon tadi untuk kemudian dialirkan
menuju kolam lagi. Jadi air tadi selalu mengalir.
Selanjutnya
siapkan media tanam untuk si sayuran. Kita gunakan barang bekas yaitu gelas
plastik sebagai potnya. Dan sekam sebagai pengganti tanah. Apa fungsi sekam?
Tentu saja sekam mudah menyerap air, jadi sayuran selalu mendapat nutrisi yang
cukup.
Peletakkan
pot harus berada di dalam air dan usahakan jangan mengenai dasar paralon. Jadi,
penyerapan bisa maksimal. Agar pot bisa setengah menggantung, kalian bisa
menggunakan bambu untuk kemudian di sangkutkan pada atas paralon seperti ini.
Nah,
mudahkan? Kalian juga bisa memilih sayuran lainnya untuk ditanam lho...
Misalnya sawi, cabai, terung, seledri, tomat, selada, dan lainnya. Tetapi,
disarankan jangan umbi- umbian. Jadi kalian bisa berkebun tanpa perlu menyiram
tanaman. Enak-kan??? Tetapi, jika air di kolam sudah terlalu keruh dapat
diganti dengan air yang baru karena tidak baik untuk si ikan. Untuk pemberian
pupuk lebih baik masih tetap dilakukan dengan menggunakan pupuk padat organik
ya... agar sayuran yang kita tanam sehat walafiat untuk dikonsumsi.














